Apa itu SDN?
SDN: Software Defined Network (Software Defined Network/SDN), yang merupakan perubahan revolusioner yang memecahkan beberapa masalah yang tak terhindarkan dalam jaringan tradisional, termasuk kurangnya fleksibilitas, respons yang lambat terhadap perubahan permintaan, ketidakmampuan untuk memvirtualisasi jaringan, dan biaya tinggi. Di bawah arsitektur jaringan saat ini, operator jaringan dan perusahaan tidak dapat menyediakan layanan baru dengan cepat karena mereka harus menunggu penyedia peralatan dan organisasi standardisasi untuk menyetujui dan mengintegrasikan fungsi baru ke dalam lingkungan operasi milik mereka sendiri. Ini jelas merupakan penantian yang panjang, dan mungkin pada saat jaringan yang ada benar-benar memiliki kemampuan baru ini, pasar akan banyak berubah.
Manfaat SDN sebagai berikut:
No. 1 - SDN memberikan fleksibilitas lebih besar untuk penggunaan jaringan, kontrol, dan cara menghasilkan pendapatan.
No. 2 - SDN mempercepat pengenalan layanan baru. Operator jaringan dapat menerapkan fitur terkait melalui perangkat lunak yang terkontrol, daripada menunggu penyedia perangkat menambahkan solusi ke peralatan miliknya.
No. 3 - SDN mengurangi biaya operasional dan tingkat kesalahan jaringan, karena mewujudkan penyebaran otomatis serta diagnosis kesalahan operasi dan pemeliharaan jaringan dan mengurangi intervensi manual pada jaringan.
No. 4 - SDN membantu mewujudkan virtualisasi jaringan, sehingga mewujudkan integrasi sumber daya komputasi dan penyimpanan jaringan, dan akhirnya memungkinkan kontrol dan manajemen seluruh jaringan terwujud melalui kombinasi beberapa alat perangkat lunak sederhana.
No. 5 - SDN membuat jaringan dan semua sistem TI lebih terarah pada tujuan bisnis.
Aplikasi Packet Broker Jaringan SDN:
Setelah mengidentifikasi entitas utama yang berpartisipasi dalam jaringan, skenario aplikasi SDN pada dasarnya berfokus pada operator telekomunikasi, pelanggan pemerintah dan perusahaan, penyedia layanan pusat data, dan perusahaan internet. Skenario aplikasi SDN terutama berfokus pada: jaringan pusat data, interkoneksi antar pusat data, jaringan pemerintah-perusahaan, jaringan operator telekomunikasi, dan penerapan bisnis perusahaan internet.
Skenario 1: Penerapan SDN dalam jaringan pusat data
Skenario 2: penerapan SDN dalam interkoneksi pusat data
Skenario 3: Penerapan SDN dalam jaringan pemerintah-perusahaan
Skenario 4: penerapan SDN dalam jaringan operator telekomunikasi
Skenario 5: penerapan SDN dalam penyebaran layanan perusahaan internet
Visibilitas Sumber/Penerusan/Status Lalu Lintas Jaringan berdasarkan Teknologi Matrix-SDN NetInsights
Waktu posting: 07 November 2022


